BIBIR SUMBER KEHIDUPAN

BIBIR SUMBER KEHIDUPAN

Bacaan: Amsal 10:1-16 

 

Kunci Sukses:
Hati dan bibir yang mendatangkan kebahagiaan adalah sumber kehidupan dan kebahagiaan.

Memperdalam Akar Iman:
Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman. Amsal 10:11

 

Salah satu faktor yang menentukan kualitas hidup seseorang adalah bibir. Bibir merupakan alat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan. Bibir juga menjadi sarana komunikasi. Dari bibir keluar kata-kata berkat yang bisa memotivasi orang lain untuk melakukan kebaikan, menghibur, dan menguatkan. Namun, dari bibir pula bisa keluar kata-kata kutuk yang menyakitkan, bahkan yang menggerakkan orang lain untuk melakukan tindakan kejahatan.

 

Dari mulut orang benar bisa diharapkan keluar kata-kata baik dan benar yang membawa damai dan sukacita bagi orang yang mendengarnya. Karena itulah sumber kehidupan (ayat 11a).

Semua orang ingin hidup bahagia. Kebahagiaan bukan ditentukan semata-mata oleh harta atau tiadanya masalah. Itu ditentukan oleh sikap hati yang kemudian keluar melalui bibir. Ada ungkapan yang mengatakan, bukan bahagia yang membuat bersyukur, tetapi bersyukur menjadikan orang bahagia. Dan, ucapan syukur itu keluar dari bibir orang benar yang memiliki pengertian dan di dalamnya terdapat hikmat (ayat 13a).

Bahagia itu tidak hanya terkait dengan diri sendiri, tetapi juga terkait dengan orang lain di sekitar kita. Kita tidak akan mungkin bahagia ketika orang di sekitar kita tidak bahagia. Oleh karena itu, pilihan dan sikap hati saja belum cukup. Diperlukan juga ucapan-ucapan bibir yang menjadikan orang lain bisa bahagia. Oleh Amsal dikatakan, hati dan bibir yang mendatangkan kebahagiaan adalah sumber kehidupan, sumber yang terus mengeluarkan energi positif yang mendatangkan kebahagiaan, apa pun kondisinya.

Untuk menjadi orang yang sungguh-sungguh benar, kita butuh Sang Kristus karena setiap kita berdosa. Kita butuh Tuhan Yesus untuk terus menyucikan hati kita dari dosa sampai Ia datang lagi ke dunia menyempurnakan semua itu. Ia menganugerahkan Roh Suci yang menolong kita menjadi orang benar. Mari kita terus percaya dan bersandar pada Tuhan Yesus agar bibir kita menjadi sumber kehidupan yang senantiasa mendatangkan kebahagiaan, untuk kita dan orang lain. Tuhan berkati.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Pengkhotbah 9-11; Mazmur 20-21

 


Renungan harian lainnya