MENGELOLA AMARAH DENGAN BENAR

Bacaan: Efesus 4:26
Kunci Sukses:
Menguasai amarah adalah suatu tanda kedewasaan rohani.
Memperdalam Akar Iman:
“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa; janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu.” (Efesus 4:26)
Melalui surat yang ditulis oleh rasul Paulus dari Tarsus, kita diingatkan bahwa marah adalah emosi yang manusiawi. Namun, yang menjadi masalah bukanlah marah itu sendiri, melainkan bagaimana kita meresponsinya. Amarah yang tidak terkendali dapat membuka pintu bagi dosa—perkataan yang menyakitkan, tindakan yang merugikan, bahkan hubungan yang berakhir rusak.
Firman Tuhan mengajarkan agar kita tidak memelihara amarah terlalu lama. “Jangan sampai matahari terbenam” berarti kita diajak untuk sesegera mungkin menyelesaikan konflik, mengampuni, dan berdamai. Menunda penyelesaian hanya akan membuat hati semakin keras dan luka semakin dalam yang akhirnya menimbulkan ego untuk meminta maaf atau memaafkan kesalahan.
Menguasai amarah adalah suatu tanda kedewasaan rohani. Dibutuhkan kerendahan hati untuk meminta maaf dan kasih untuk mengampuni. Dengan pertolongan Tuhan dan Roh Kudus, kita akan dimampukan untuk meresponi emosi dengan cara yang benar. Amin.
Happy Sunday!
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 18-19; 2 Korintus 8
Renungan harian lainnya

RENDAH HATI DAN SABAR
May 16, 2026

MENGENAL PRIBADI ROH KUDUS
May 15, 2026

PERISTIWA KENAIKAN TUHAN YESUS
May 14, 2026


