ADA KUASA DALAM NAMA YESUS

ADA KUASA DALAM NAMA YESUS

Bacaan: Kisah Para Rasul 3:16

 

Kunci Sukses:
Percayalah bahwa dalam Nama Yesus ada kuasa, dalam Nama Yesus ada mujizat.

Memperdalam Akar Iman:
“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.” (Kisah Para Rasul 3:16)

 

Dalam pembacaan nats ini, kita dapat melihat rasul Petrus menegur bangsa Israel atas keheranan mereka akan mujizat yang dilakukan oleh Petrus kepada seorang yang lumpuh di Bait Allah. Bahkan dalam kotbahnya di Serambi Salomo tersebut, Petrus tidak henti-hentinya menegur ketidakpercayaan serta penolakan mereka kepada Tuhan Yesus, yang dengan kejinya mereka salibkan. Rasul Petrus pun mengakui dan dengan kesadaran penuh menyatakan bahwa keajaiban yang mereka lihat tersebut terjadi karena satu Nama yaitu dalam Nama Yesus. Segala yang mereka beritakan, yang mereka nyatakan berpusat pada Nama Yesus, untuk memuliakan Dia dan menyatakan kasih kemurahan-Nya. 

Nama Yesus bukan hanya sekedar nama, Nama Yesus bukan sembarang nama. Bukankah Allah sendiri yang telah meninggikan Dia? “Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah Bapa!” (Filipi 2:9-10). 

Jika Nama Yesus adalah Nama yang berkuasa, itu berarti bahwa tidak ada satupun yang mustahil bagi Dia, segalanya mungkin. Apabila di antara kita ada yang sedang menghadapi kemustahilan-kemustahilan hidup, percayalah bahwa dalam Nama Yesus ada kuasa, dalam Nama Yesus ada mujizat. Teruslah berdoa dan percaya, lakukan apa yang menjadi bagian kita; Dia Tuhan yang akan bertindak. Mari datang berseru, “Yesus aku percaya bahwa dalam Namamu segalanya mungkin dan pasti terjadi.Amin.

Happy Sunday!



Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 20-21; 2 Korintus 9


Renungan harian lainnya