JANGAN BIARKAN HATI MENJADI DEGIL

JANGAN BIARKAN HATI MENJADI DEGIL

Bacaan: Mazmur 81:11-12

Kunci Sukses:
Pilihlah untuk mendengar suara Tuhan melalui Alkitab dan tuntunan Roh Kudus serta nasihat-nasihat yang bersumber dari hikmat Tuhan, jangan biarkan hati menjadi degil keras kepala, maka Tuhan akan meluruskan jalan-jalanmu.

Memperdalam Akar Iman:
“Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku. Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!” (Mazmur 81:11-12)

Tuhan telah memilih dan menebus bangsa Israel dari perbudakan Mesir dan memberikan tanah / negeri perjanjian kepada Israel, kemudian Tuhan mau menuntun setiap langkah yang harus dilewati bangsa Israel. Tetapi berulang kali bangsa Israel tegar tengkuk terhadap tuntunan Elohim Adonai. Bangsa Israel lebih suka mengikuti keinginan hatinya sendiri, sehingga akhirnya berbagai kegagalan dan kekalahan menimpa mereka bahkan pernah menjadi bangsa yang dibuang dari negerinya sendiri. Hal yang serupa dapat terjadi kepada umat Tuhan Perjanjian Baru, dimana Tuhan seringkali memberikan tuntunan melalui Roh Kudus atau melalui ayat-ayat Firman Tuhan namun umat Tuhan lebih memilih dorongan hatinya sendiri serta logika-logika manusiawi yang terbatas.

Contohnya: Seorang pemuda aktifis gereja yang jatuh cinta kepada seorang gadis yang tidak seiman, teman-teman gereja bahkan kakak pembina rohaninya sudah berusaha mengingatkan pemuda tersebut tentang konsekuensi yang akan terjadi. Namun, pemuda tersebut bersikeras bahwa gadis pujaannya begitu sempurna dan ia yakin bahwa sang gadis akan menjadi orang percaya. Akhirnya setelah 6 bulan berpacaran, hubungan mereka putus karena konflik demi konflik terjadi: sang pemuda merasa sangat terkuras secara emosi, selain kehilangan waktu dan tenaga untuk pertumbuhan imannya. Untunglah hubungan mereka belum masuk ke jenjang pernikahan, sehingga terhindar dari banyak masalah lainnya.

Banyak contoh lainnya ketika anak-anak Tuhan lebih mendengar dorongan hati dan pendapat orang lain dibandingkan dengan mendengar suara tuntunan Tuhan. Akhirnya, Tuhan membiarkan mereka sendiri memutuskan jalan-jalannya karena manusia punya kehendak bebas. Ketika mereka menemui berbagai jalan buntu bahkan mengalami banyak kerugian, terkadang mereka menyalahkan Tuhan karena tidak menolong. Pelajaran yang didapatkan melalui nats Firman ini adalah pilihlah untuk mendengar suara Tuhan melalui Alkitab dan tuntunan Roh Kudus serta nasihat-nasihat yang bersumber dari hikmat Tuhan. Jangan biarkan hati menjadi degil keras kepala, maka Tuhan akan meluruskan jalan-jalanmu. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Tawarikh 20-21; 1 Timotius 6


Renungan harian lainnya