SUKACITA SEJATI

SUKACITA SEJATI

Bacaan: Filipi 4:4

 

Kunci Sukses:
Sukacita kita harus berpusat pada Tuhan, bukan pada keadaan atau situasi.

Memperdalam Akar Iman:
“Bersukacitalah dalam Tuhan, selalu! Aku katakan lagi: Bersukacitalah!” (Filipi 4:4)

 

“Sebab sukacita itu timbul dari pengertian akan kehendak Tuhan dan ketaatan kepada Firman-Nya.”Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam ayat di atas yaitu sukacita kita harus berpusat pada Tuhan, bukan pada keadaan atau situasi; sukacita bersumber dari Tuhan karena adalah hasil dari pekerjaan Roh Kudus yang terus-menerus di dalam kita (Galatia 20:2). Jadi, sukacita tidak tergantung pada situasi, sukacita yang sejati bukanlah sesuatu yang bergantung pada keadaan; tapi pada hubungan kita dengan Tuhan. Sukacita ini tidak dapat diambil oleh keadaan apa pun, karena itu berakar pada kebenaran dan kasih Tuhan. Oleh karena itu, kita harus memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan supaya hidup kita dialiri dengan sukacita Ilahi.

Kita sedang hidup di tengah-tengah dunia yang penuh ketidakpastian secara ekonomi: ada krisis atau kabar-kabar tentang bencana yang dapat menyebabkan banyak orang tidak bergembira. Tetapi anak-anak Tuhan yang mengizinkan Roh Kudus berkuasa dalam hidupnya akan terus dapat besukacita. Pemazmur berkata “Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-sorak-soraklah hai orang-orang benar; bersoarak-soarailah hai orang-orang jujur!” Amin.

Happy Sunday!

 

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 23–24; Lukas 17


Renungan harian lainnya