BERSYUKUR UNTUK DARAH PERJANJIAN

BERSYUKUR UNTUK DARAH PERJANJIAN

Bacaan: Ibrani 9:20-21

Kunci Sukses:
Jangan sekali-kali memandang remeh akan pengorbanan Kristus di atas kayu salib.

Memperdalam Akar Iman:
“Sebab inilah darah-KU, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengamunan dosa.” (Matius 26:28)

Dalam Perjanjian Lama, kita sering membaca tentang Tabut Perjanjian. Di atas Tabut Perjanjian tersebut terdapat penutup yang disebut dengan nama Tutup Pendamaian. “Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni,dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya.” (Keluaran 25:17). Tutup pendamaian adalah lambang di mana Allah mencurahkan rahmat dan kasih-Nya, yang diartikan sebagai penutup dosa. Itulah lambang Darah Yesus yang menutupi dosa umat manusia melalui kematian-Nya di Kalvari sehingga dengan demikian Allah disenangkan dan diperdamaikan dengan kita; utang dosa manusia telah dibayar lunas oleh Tuhan Yesus. Ia telah menjadi korban pendamaian sehingga keselamatan tersedia untuk semua orang.

Allah adalah Pribadi yang Mahasuci. Ia tidak dapat melihat dosa dan Ia menuntut hukuman atas dosa itu. Yesus Kristus telah mencurahkan darah-Nya menjadi tebusan bagi dosa-dosa yang telah kita perbuat sebagai tutup pendamaian, sehingga Ia tidak melihat dosa-dosa kita lagi. Kematian Yesus di atas kayu salib menjadi alasan bagi Allah yang Mahaadil itu untuk mengampuni manusia yang berdosa. “Sekali pun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekali pun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (Yesaya 1:18)

Yesus Kristus telah menebus dosa dosa kita. Kata “menebus” berarti melepaskan dari perhambaan, tawanan dan kematian dengan pembayaran yaitu tebusan. Darah-Nya telah menjadi tebusan bagi kita yang dipersembahkan kepada Allah supaya kita dilepaskan dari dosa dan maut. Artinya, Yesus telah mengambil tempat kita, menanggung hukuman dosa kita dan mati menggantikan kita orang berdosa. Hukuman yang seharusnya kita terima telah ditanggung-Nya supaya kita terbebas dari hukuman itu sendiri.

Mari, jangan sekali-kali memandang remeh akan pengorbanan Kristus di atas kayu salib, di mana Ia menjelma menjadi manusia supaya Ia mati menggantikan kita, sebab hanya Dialah manusia yang benar benar suci dan kudus tanpa cacat cela. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Raja-Raja 22; 2 Raja-Raja 1; Efesus 4


Renungan harian lainnya