ORANG MALAS VS ORANG RAJIN

ORANG MALAS VS ORANG RAJIN

Bacaan: Amsal 13:4,7,11

Kunci Sukses:
Tidak ada jalan pintas untuk hal-hal yang bernilai. Tuaian hari ini adalah kerja keras di masa yang lalu.

Memperdalam Akar Iman:
“Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.” (Amsal 13:4)

Mimpi besar itu wajar. Kita semua ingin sukses, memiliki kesehatan yang baik, hubungan yang harmonis, dan kehidupan spiritual yang lebih baik. Namun, Amsal 13:4 memperhadapkan kita dengan sebuah kenyataan yang jujur: keinginan saja tidak pernah cukup. Si pemalas memiliki daftar keinginan yang sama panjangnya dengan orang rajin, namun perbedaannya terletak pada eksekusi.

Banyak dari kita yang terjebak dalam ilusi bahwa berdoa saja sudah cukup tanpa disertai usaha yang nyata. Padahal, Tuhan memberkati pekerjaan tangan kita, bukan angan-angan kita. Kelimpahan, baik secara materi, maupun spiritual, adalah buah dari ketekunan, kedisiplinan, dan keringat. “Keinginan yang terlaksana menyenangkan hati” (Amsal 13:19a). Tidak ada jalan pintas untuk hal-hal yang bernilai. Tuaian hari ini adalah kerja keras di masa yang lalu.

Mari kita jujur pada diri sendiri, di area mana dalam hidup kita yang saat ini penuh dengan “keinginan” tetapi masih minim tindakan? Mungkin itu rencana membaca Alkitab, memperbaiki pola makan, atau menyelesaikan pekerjaan? Berhentilah sekadar berangan-angan; mulailah melangkah dan lakukan bagian kita hari ini. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Tawarikh 28-29; 2 Timotius 4


Renungan harian lainnya