ORANG FASIK

ORANG FASIK

Bacaan: Ayub 18

 

Kunci Sukses:
Alkitab mengajarkan bahwa Allah kita adalah Allah yang adil.

Memperdalam Akar Iman:
Sungguh, demikianlah tempat kediaman orang yang curang, begitulah tempat tinggal orang yang tidak mengenal Allah. Ayub 18:21

 

Alkitab mengajarkan bahwa Allah kita adalah Allah yang adil, yang pasti akan menghukum orang fasik dan memberikan upah kepada orang benar.

Ini adalah kedua kalinya Bildad berbicara kepada Ayub. Pada dasarnya, teman-teman Ayub, termasuk Bildad, terus mengulangi tema “orang fasik akan binasa”.

Terang orang fasik akan padam (ayat 5-6). Ia akan menjatuhkan dirinya sendiri karena berjalan ke dalam perangkap (ayat 7-10). Ia tidak dapat mengelakkan bencana yang terus mengejarnya (ayat 11-16). Ia tidak akan diingat lagi setelah ia mati dan keturunannya juga akan punah (ayat 17-19). Kematian yang akan menimpa dirinya akan membuat orang tercengang (ayat 20). Demikianlah nasib orang yang tidak mengenal Allah (ayat 21).

Teman-teman Ayub terus mendengungkan tema tentang “Allah Yang Mahaadil” yang pasti akan membinasakan orang fasik. Ini tentu saja merupakan doktrin yang sangat penting. Kita juga tahu bahwa Alkitab mengajarkan prinsip keadilan Allah yang dinyatakan dengan ungkapan “Mata ganti mata, gigi ganti gigi” yang berarti Allah memberikan hukuman yang setimpal kepada kejahatan manusia.

Kesalahan teman-teman Ayub adalah mereka tidak melihat adanya kemungkinan bahwa penderitaan bisa terjadi karena Allah sedang menguji dan membentuk orang benar. Selain itu, teman-teman Ayub juga beranggapan keliru bahwa keadilan Allah pasti langsung terlihat dengan jelas di dalam kehidupan ini.

Sesungguhnya, Allah pasti membinasakan orang fasik. Tetapi, kita juga harus menyadari bahwa Allah dapat membiarkan orang fasik tampak hidup makmur di dunia ini (bdk. Mzm 73:3-12). Karena itu, walau kita sering tidak melihat terjadinya hukuman Allah atas orang fasik, kita dapat memercayai bahwa pada akhirnya orang fasik akan binasa. Kemakmuran dan kejayaan yang mereka nikmati sekarang adalah semu, dan sebenarnya mereka sedang menuju kepada kebinasaan.

Kiranya kita tidak tergoda dengan cara hidup seperti orang fasik, karena kita percaya bahwa kemakmuran mereka hanyalah sementara, dan pada akhirnya mereka akan dibinasakan. God bless.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 2-4; Kisah Rasul 16-17

 


Renungan harian lainnya

JERAT
JERAT

December 07, 2023