MENUNJUKKAN KASIH SETIA

Bacaan: 2 Samuel 9:7
Kunci Sukses:
Menunjukkan kesetiaan kepada perjanjian adalah wujud kekuatan karakter dan salah satu buah roh.
Memperdalam Akar Iman:
“Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” (Bilangan 23:19)
Kata Daud kepadanya, “Janganlah takut, sebab aku tentu akan menunjukkan kasih setiaku kepadamu demi ayahmu Yonatan. Aku akan mengembalikan kepadamu seluruh ladang kakekmu Saul, dan engkau akan makan sehidangan dengan aku senantiasa.” (2 Samuel 9:7).
Daud dan Yonatan adalah bentuk persahabatan yang murni dan kuat, bahkan mereka telah saling mengikat janji untuk menunjukkan kasih setia Tuhan, bahkan berjanji untuk menunjukkan kasih setia terhadap keturunan-keturunannya (baca 1 Samuel 20:14-16). Setelah Daud menjadi raja Israel dan Yonatan telah mati, Daud mencari anak Yonatan yaitu Mefiboset yang cacat kedua kakinya, untuk memenuhi janji kasih setianya kepada Yonatan. Walaupun Daud masih memiliki kekurangan, namun kesetiaan untuk melaksanakan suatu janji perlu diteladani. Kesetiaan untuk tetap memegang teguh perjanjian adalah karakter Tuhan kita yang tidak pernah berubah kasih setia-Nya, walaupun kita sebagai umat-Nya sekaligus sebagai anak-anak-Nya sering bertindak tidak setia. “Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.” (1 Tesalonika 5:24).
Menunjukkan kesetiaan kepada perjanjian adalah wujud kekuatan karakter dan salah satu buah roh, walaupun dalam pelaksanaannya tidak mudah bahkan dibutuhkan pengorbanan demi pengorbanan. Misalnya: Seorang ayah yang bekerja keras terkadang melampaui kekuatannya demi membiayai kehidupan keluarganya serta menyiapkan masa depan anak-anaknya. Contoh lainnya: Seorang gembala jemaat yang sudah berjuang dan berdoa demi kemajuan iman serta pertumbuhan rohani jemaatnya, namun selalu didapati ada jemaat yang hanya tahu menuntut dan mengkritik gembalanya. Tetapi hal tersebut tidak menghentikan sang gembala untuk terus melayani dengan setia, karena berjanji setia terhadap panggilan Tuhan. Contoh lainnya: Seorang aparat keamanan yang mempertaruhkan nyawa demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara, yang merupakan wujud kesetiaan terhadap bangsa dan negara.
Marilah setiap anak-anak Tuhan menjadi orang-orang yang memegang teguh janji setia terhadap pernikahan, keluarga, komunitas gereja lokal, kota dan bangsa. Hal tersebut adalah manifestasi buah roh dan manifestasi karakter Kristus. Amin
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 23-24; 1 Korintus 11
Renungan harian lainnya

RAHASIA RANTING YANG BERBUAH LEBAT
May 10, 2026

PILIH LEWATI PROSES TETAPI BERBUAH
May 09, 2026

KEBERANIAN EBED-MELEKH
May 08, 2026


