MENJADI SEORANG SAHABAT

MENJADI SEORANG SAHABAT

Bacaan: Amsal 17:17

 

Kunci Sukses:
Yesus tak hanya meminta kita menjadi sahabat yang tulus mengasihi sesama, tetapi Ia telah meneladankan diri-Nya.

Memperdalam Akar Iman:
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Amsal 17:17 ‬‬‬

 

Di zaman sekarang, menemukan sahabat yang benar-benar tulus itu terbilang sulit. Tidak jarang kita bertemu dengan orang yang mengaku diri sahabat tetapi sebenarnya perilakunya penuh kepalsuan. Dia memang berlaku bak sahabat ketika diri kita baik dan menguntungkannya, tetapi saat kita terpuruk dan jatuh, ia mengecam dan meninggalkan kita. Seperti inikah tipikal seorang sahabat yang tulus mengasihi?

Jika kita ingin meneladani sosok seorang sahabat yang benar-benar tulus mengasihi kita, Dia adalah Yesus Kristus. Ketulusan persahabatan-Nya ditunjukkan-Nya bahwa Ia menerima diri kita apa adanya, tanpa syarat, tak memandang fisik, harta atau kedudukan kita. Selayaknya sebuah bintang, meski Ia tidak terlihat, namun Ia selalu ada di dekat kita. Sebagai sahabat, Ia selalu menjaga kepercayaan dan tidak pernah mempermalukan kita di depan umum. Saat kita salah, Ia langsung menegur kita, bukan membicarakannya di belakang kita. Saat kita terpuruk dalam kejatuhan, Ia tetap setia mendampingi dan mendorong diri kita untuk bangkit. Dan ketulusan terbesarnya adalah Ia memberikan nyawa-Nya untuk menanggung kesalahan kita.

Yesus tak hanya meminta kita menjadi sahabat yang tulus mengasihi sesama, tetapi Ia telah meneladankan diri-Nya. Apakah kita sudah menjadi sosok sahabat yang tulus mengasihi? Mungkin kita bisa menjadi sosok yang tulus mengasihi ketika keadaan baik, tetapi bagaimana ketika semua berubah tidak baik? Ketika apa yang kita lihat tampak mengecewakan? Saat menyaksikan seseorang jatuh, apakah kita tetap menemaninya dan mengangkatnya? Atau justru mengecam dan meninggalkannya? Jadilah sahabat yang tulus dalam segala situasi. Amin.

Selamat Hari Minggu.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 15; Kisah Rasul 23

 


Renungan harian lainnya