MENIKMATI WAKTU PENANTIAN

Bacaan: Yesaya 40:29, 31
Kunci Sukses:
Menikmati waktu penantian dengan membangun kehidupan yang tidak menjadi lesu dan tidak menjadi lemah, tidak menjadi kecewa, serta iman yang tidak bisa dipadamkan oleh penderitaan melainkan tetap berpegang teguh pada Tuhan.
Memperdalam Akar Iman:
“Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.” (Yesaya 40:29)
Salah satu sifat manusia pada umumnya ingin serba instan, sehingga proses hidup seakan melelahkan dan waktu penantian seringkali membosankan. Namun, Firman Tuhan justru berkata bahwa Tuhan akan memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Oleh sebab itu, waktu penantian Tuhan tidak mengurangi kekuatan dan semangat kita, melainkan “menambah”; berbeda dengan pekerjaan iblis yang mengurangi dengan memberi kelesuan, galau, cemas, kuatir dan takut.
Kisah hidup dari Corrie Boom, seorang wanita Kristen Belanda yang ditangkap karena menyembunyikan orang Yahudi saat Perang Dunia II. Di dalam konsentrasi Revensbruk, Corrie menyaksikan kekejaman dan kehancuran. Namun ia bersaksi, “There is no pit so deep, that Gad’s love is not deeper still” (Tidak ada lubang yang terlalu dalam sehingga kasih Allah tidak bisa menjangkaunya). Saat ia berseru dari tempat tergelap hidupnya, Tuhan menjawab; bukan dengan langsung membebaskannya seketika, tetapi dengan kekuatan untuk bertahan dan mengampuni. Kisah hidup Corrie Boom ini mengajarkan bagaimana menikmati waktu penantian dengan membangun kehidupan yang tidak menjadi lesu dan tidak menjadi lemah, tidak menjadi kecewa, serta iman yang tidak bisa dipadamkan oleh penderitaan melainkan tetap berpegang teguh pada Tuhan.
Kisah Paulus dan Silas dalam Kisah Para Rasul pasal 16, setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara di ruang yang paling tengah dengan kaki yang terbelenggu pasungan yang kuat. Mereka menikmati waktu penantian dengan tetap berdoa dan menyanyikan puji-pujian bagi Allah. Orang hukuman lain mendengarkan pujian mereka.
Oleh karena itu, jangan kecewa apabila Tuhan belum mengubah keadaan kita saat ini. Izinkan Tuhan mengubah hati kita untuk selalu bersyukur; sabarlah menanti janji Tuhan. Nikmati waktu penantian itu dengan tetap memelihara kehidupan yang terhubung dengan Tuhan melalui doa, memuji Tuhan & membaca Firman secara pribadi dan terus setia beribadah di Rumah Tuhan, bersekutu dengan umat Tuhan dalam komunitas-komunitas kecil atau rukun. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Raja-Raja 19-20; Kolose 4
Renungan harian lainnya

BUAH KESETIAAN
June 07, 2026

MENCARI KETENANGAN SEJATI
June 06, 2026

MERASA AMAN
June 05, 2026


