Memberi

Memberi

Bacaan: 2 Korintus 9

Kunci sukses:
Ketika kita memberi yang kita punya, maka Allah akan membuka pintu berkat-Nya atas hidup kita, sesuatu yang tak pernah disangka.

Memperdalam akar iman:
”Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.” 2 Kor 9:12

 

Dalam 2 Kor 9:10-11, “Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.” Inilah janji penyediaan Tuhan yang sudah disediakan dalam hidup kita dan yang hendaknya kita bagikan pula kepada orang lain. Apakah kita bersedia menyampaikan janji berkat Tuhan kepada orang lain juga? Kadang alasan kita “Aku tidak cukup kaya untuk menjadi orang yang murah hati.” Sebuah kisah seorang wanita di dalam Alkitab yang hanya memiliki uang dua sen saja. Tetapi dia rela mempersembahkan semuanya itu bagi Tuhan. Cerita ini membantah mitos bahwa ‘aku tidak punya cukup harta untuk diberikan’.

Kita selalu bisa memberikan sesuatu. Bahkan, harus memberikan apa yang kita punya karena Tuhan hendak menguji iman. Dalam ayat 12 dikatakan, “Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.”

Saat kita berada pada posisi yang sulit, berserulah kepada Tuhan, “Tuhan, aku tidak punya banyak, tetapi apapun yang kupunya akan bersedia kubagikan. Aku hanya punya sedikit makanan, tetapi aku bersedia mengundang seseorang untuk makan malam. Aku bersedia untuk berbagi apapun yang aku punya.” Saat kita bersedia memberikan sepenuhnya maka tiga hal ini akan terjadi. Pertama, bertumbuh secara rohani. Kedua, menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk memberkati orang lain. Ketiga, Tuhan dimuliakan.

 

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 10-11; Ibrani 2


Renungan harian lainnya