MELAYANI DENGAN SEGENAP HATI

MELAYANI DENGAN SEGENAP HATI

Bacaan: Kolose 3:23-24

Kunci Sukses:
Marilah kita bekerja bukan hanya sekedar karena menuntut upah tapi biarlah melalui pekerjaan kita, Nama Tuhan dimuliakan dan orang-orang mendapat berkat.

Memperdalam Akar Iman:
“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” (1 Korintus 15:58)

Setiap tugas, pekerjaan kantor, pekerjaan rumah, atau pelayanan di gereja bukan sekedar rutinitas atau kewajiban kepada manusia, melainkan bentuk ibadah nyata kepada Allah. Kita dipanggil untuk memberikan hasil yang terbaik, jujur, dan maksimal tanpa gerutu, keluh kesah, atau kepura-puraan. Ketika fokus kita tertuju pada Tuhan sebagai Pemberi hidup dan Hakim yang adil, kita tidak mudah kecewa dengan penilaian manusia.

Oleh karena pekerjaan yang kita lakukan penting dihadapan Allah dan diperhitungkan Allah, maka kita harus memiliki sikap dan pemahaman yang benar dalam melakukan pekerjaan kita.

Rasul Paulus memberi nasehat kepada Jemaat di Kolose:
1. “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” (Ayat 3:23). Jika kita memandang pekerjaan sebagai ibadah dan pelayanan, kita akan bekerja secara aktif tanpa keluhan dan tidak akan merasa bosan. Dalam ayat ini, kita diperingatkan untuk memusatkan pandangan kita kepada Tuhan, Sang pemberi pekerjaan itu. Dan memandang semua pekerjaan sebagai suatu pelayanan kepada Tuhan.
2. Apa pun yang kita lakukan bagi Tuhan, tidak akan pernah sia-sia (Kolose 3:24). Seperti perumpamaan orang yang mendapat 5 dan 2 talenta itu, tuannya berkata: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” (Matius 25:23)

Marilah kita bekerja bukan hanya sekedar karena menuntut upah tapi biarlah melalui pekerjaan kita, Nama Tuhan dimuliakan dan orang-orang mendapat berkat. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 52-53; Mazmur 54


Renungan harian lainnya