LIBATKAN TUHAN DALAM SETIAP RENCANAMU

Bacaan: Amsal 19:1-29
Kunci Sukses:
Keberhasilan sejati seorang anak Tuhan sangat ditentukan dari bagaimana ia memiliki penyerahan diri secara mutlak kepada Tuhan dan tunduk pada kehendak-Nya.
Memperdalam Akar Iman:
“Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.” (Amsal 19:21)
Sebelum kita melakukan segala sesuatu, selalu ada seribu satu rencana dalam benak atau pikiran kita. Langkah demi langkah kita atur begitu rupa supaya hasil yang akan kita capai bisa semaksimal mungkin dan tidak akan mengecewakan. Untuk itulah, setiap orang pasti membuat suatu rancangan terlebih dahulu sebelum ia mengambil keputusan, karena keputusan yang benar akan menentukan berhasil atau tidaknya pencapaian target yang diharapkan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa, “Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana.” Manusia boleh boleh saja merancangkan segala sesuatu menurut keinginannya, namun kita harus selalu melibatkan Tuhan dalam setiap rencana kita, karena apa yang kita rencanakan belum tentu sesuai dengan keinginan Tuhan. Bisa jadi justru bertolak belakang dengan apa yang Tuhan mau (Yesaya 55:8).
Lalu bagaimana caranya supaya kita dapat mengerti rencana Tuhan dalam kehidupan kita serta menyelaraskan rancangan kita dengan kehendak Tuhan?
Kita harus bertanya kepada Tuhan. Dengan mendekatkan diri kita kepada-Nya serta merenungkan Firman-Nya, maka Tuhan pasti akan menunjukkan jalan yang terbaik bagi diri kita. Hanya saja, tanpa kita sadari, kita justru seringkali lebih menuruti jalan pikiran kita sendiri daripada menuruti kehendak Tuhan; kita merasa bahwa diri kita sudah mampu. Tidak mengikutsertakan Tuhan dalam setiap rencana adalah awal kejatuhan seseorang karena hal itu menunjukkan bahwa dia merasa tidak memerlukan Tuhan lagi. Namun sebaliknya, bagi orang yang selalu mengandalkan Tuhan , “Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan tidak berhenti menghasikan buah.” (Yeremia 17:8).
Keberhasilan sejati seorang anak Tuhan sangat ditentukan dari bagaimana ia memiliki penyerahan diri secara mutlak kepada Tuhan dan tunduk pada kehendak-Nya. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 19-20; Kisah Para Rasul 26
Renungan harian lainnya

RAHASIA RANTING YANG BERBUAH LEBAT
May 10, 2026

PILIH LEWATI PROSES TETAPI BERBUAH
May 09, 2026

KEBERANIAN EBED-MELEKH
May 08, 2026


