JANGAN BIARKAN ADA DENDAM

JANGAN BIARKAN ADA DENDAM

Bacaan: Yehezkiel 35:1-15

 

Kunci Sukses:
 Bagi orang percaya, mengampuni adalah perintah Tuhan yang harus ditaati dan tak bisa ditawar-tawar lagi.

Memperdalam Akar Iman:
Aku akan menjadikan kota-kotamu reruntuhan dan engkau menjadi sunyi sepi, dan engkau akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. Oleh karena dalam hatimu terpendam rasa permusuhan yang turun-temurun dan engkau membiarkan orang Israel menjadi makanan pedang pada hari sial mereka, waktu saatnya tiba untuk penghakiman terakhir. Yehezkiel 35:4-5

 

Perenungan hari ini mengingatkan kita untuk tidak menyimpan rasa permusuhan dengan sesama terus-menerus, atau dengan kata lain TUHAN tidak menghendaki kita memiliki dendam terhadap orang yang telah menyakiti hati kita. 

Mungkin saat ini kita sedang disakiti oleh orang lain dan sampai sekarang masih sulit untuk bisa  memaafkan, namun menyimpan dendam dan sakit hati sama sekali tidak mendatangkan faedah, justru akan berdampak buruk.  

“Dendam” merupakan belenggu kemarahan membara yang akan terus mengikat hidup kita dan terus mengintimidasi kita agar melakukan pembalasan sesegera mungkin. Kondisi ini tentu membuat kita tidak memiliki ketenangan dan kedamaian.  

Memang mereka bisa saja tetap tampak rajin beribadah, bahkan melayani TUHAN. Namun mereka menolak intervensi TUHAN untuk mengubah hati mereka melalui Firman TUHAN yang mereka dengar mengenai Kasih dan pengampunan.

Saudara, Bagi orang percaya, mengampuni adalah perintah Tuhan yang harus ditaati dan tak bisa ditawar-tawar lagi. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kita harus bisa mengampuni kesalahan orang lain. Ingatlah Tuhan Yesus telah terlebih dahulu mengampuni kesalahan-kesalahan kita, bahkan  “sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.”  (Mazmur 103:12)

Berdoalah minta kekuatan TUHAN, kemudian ambil TINDAKAN IMAN dengan melepaskan dendam kemarahan dan sakit hati dari dalam hati kita di dalam nama YESUS! Setelah itu berjalanlah dalam ANUGRAH PENGAMPUNAN-NYA. Kita sudah diampuni oleh TUHAN, maka ampunilah sesamamu. TUHAN memberi kita kemampuan. Amin. TUHAN Yesus memberkati.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 23-24; Lukas 17

****


Renungan harian lainnya