IMAN SANG PERWIRA

IMAN SANG PERWIRA

Bacaan: Lukas 7:10

 

Kunci Sukses:
Iman percaya kita bukan lewat perkataan saja tetapi lewat sikap hidup yang baik dan mulia setiap hari.

Memperdalam Akar Iman:
Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel! Lukas 7:9b

 

Dalam Lukas 7:1-10 ada kisah tentang seorang perwira Romawi yang notabene bukan orang Yahudi, tetapi memiliki kualitas iman yang luar biasa. Ketika ada hambanya yang sakit, melalui beberapa tua-tua Yahudi dia meminta Yesus untuk menyembuhkan dengan mengatakan sepatah kata saja, tanpa perlu bersusah-susah datang ke rumahnya. Ini membuat Yesus kagum dan memuji iman sang perwira yang dinilai-Nya melebihi orang Israel.

Jika kita membaca keseluruhan perikop tersebut kita bisa menemukan bahwa sesungguhnya kualitas iman sang perwira bukan sekedar kata-kata tetapi termanifestasi dalam perbuatan mulia yang ditunjukkannya: dia begitu menghargai hambanya (ay. 2), mengasihi bangsa Israel dan mau menanggung biaya pembangunan rumah ibadat Yahudi (ay. 5), dan dia memposisikan Yesus sebagai pribadi yang sangat mulia sehingga dia merasa tidak layak untuk menjumpai-Nya secara langsung (ay. 6). Perbuatan perwira ini sesuai dengan Yakobus 2:26, Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

Sebagai orang-orang yang percaya Yesus, sepatutnya kita memiliki kualitas iman yang sama bahkan lebih dari perwira itu karena kita sudah menerima anugerah keselamatan dari-Nya, bahkan sudah sering mengalami pertolongan-Nya. Mari tunjukkan Iman percaya kita bukan lewat perkataan saja tetapi lewat sikap hidup yang baik dan mulia setiap hari. Matius 5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Tuhan Yesus memberkati.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 13-14; Mazmur 33

 


Renungan harian lainnya