HIDUP SESUAI KEHENDAK TUHAN

HIDUP SESUAI  KEHENDAK TUHAN

Bacaan: Pengkhotbah 12:1

 

Kunci Sukses:
Kunci untuk menjalani hidup yang benar ini ialah dengan mengingat Pencipta kita.

Memperdalam Akar Iman:
“Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya karena ini adalah kewajiban setiap orang.” (Pengkhotbah 12:13)

 

Pengkhotbah 12:1, “Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: “Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!” 

Sebuah ungkapan bernada humor mewakili keinginan banyak orang: Sewaktu kecil bahagia, muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga. Ungkapan ini sebenarnya mengandung sindiran, di mana orang-orang sangat ingin memperoleh segalanya serta memuaskan keinginannya, tanpa melakukan upaya apa pun. Semuanya berpusat pada diri sendiri serta kesenangannya. 

Penulis kitab Pengkhotbah juga mengajak orang-orang muda untuk bersuka dan menikmati masa muda mereka. Namun, ini bukanlah sesuatu yang dilakukan tanpa batas. Ada rambu-rambu yang harus diingat. Bahwa semua perbuatan itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah. Karenanya, kita harus menjalaninya seturut kehendak-Nya. Kunci untuk menjalani hidup yang benar ini ialah dengan mengingat Pencipta kita. Menempatkan Allah senantiasa di dalam pikiran kita. Tidak melupakan- Nya dalam menjalani setiap langkah. Dan ini seharusnya kita lakukan sejak muda, tidak menunggu hingga masa tua. 

Ketika kita hidup menaati Allah sejak muda, maka berbagai potensi serta tahun-tahun energik yang kita miliki di masa muda dapat menjadi persembahan yang membesarkan nama-Nya. Kita juga dapat terhindar dari berbagai dosa serta hidup yang cemar, serta kita akan terhindar dari penyesalan yang tiada guna. Kalau ternyata Allah memberi kita kesempatan hidup hingga masa tua, kita tentu memiliki lebih banyak waktu untuk berkarya bagi-Nya. Jikalau pun, masa muda kita telah lewat, kita masih dapat mengingatkan kebenaran ini kepada orang-orang muda serta meneladankan hidup yang benar sehingga mereka menjalani hidup yang bermakna dan memuliakan Tuhan. Amin.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 11-13; Lukas 11


Renungan harian lainnya