HIDUP DALAM KEBENARAN

HIDUP DALAM KEBENARAN

Bacaan: Kejadian 12:18-19

 

Kunci Sukses:
Tidak pernah terbatas cara yang Tuhan pakai untuk  mewujudkan kehendak-Nya, tidak terbatas juga orang yang Dia pilih untuk menyuarakan kebenaran.

Memperdalam Akar Iman:
“Janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. (Matius 5:36-37)

 

Saat ini, kita sedang berada di tengah dunia yang sangat materialistis, di mana ukuran untuk menilai seseorang adalah berdasarkan materi dan kekayaan yang dimilikinya. Bila seorang anak Tuhan tidak berhatihati, maka tanpa disadari ia juga menilai harga dirinya berdasarkan materi kekayaan yang ia miliki. Suatu pendapat di dunia ini yang sering kita dengar adalah bahwa dengan uang kita dapat memiliki dan membeli segala sesuatu, dan dengan uang kita bisa menyelesaikan segala macam persoalan. Pola pikir seperti itu menyebabkan banyak manusia menetapkan tujuan hidupnya adalah untuk mengumpulkan uang dan mengejar kekayaan sebanyak mungkin. Tanpa sadar, banyak manusia mengorbankan segala sesuatu yang berharga seperti kesehatan, keluarga, masa depan, persahabatan, pernikahan, komunitas, bahkan iman demi mengejar uang sebanyakbanyaknya. 

Salah satu bentuk manifestasi mengejar uang dan kekayaan secara cepat dan mudah adalah melalui judi online dan biasanya disertai rayuan untuk mendapatkan pinjaman uang secara online; bila sudah terjebak dalam lingkaran setan tersebut, maka akan sangat menghancurkan kehidupan. Faktanya, tidak pernah ada orang yang menjadi kaya raya secara permanen melalui judi, mungkin mereka tahu tentang hal itu namun karena sudah terikat sehingga membuat mereka mengorbankan segala sesuatu untuk hal yang mengerikan tersebut

Yesus Kristus telah mengingatkan bahwa yang menjadi saingan hati manusia yang cinta Tuhan adalah cinta akan uang; hati manusia akan memilih salah satunya. Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mamon.(Matius 6:24). Ingatlah selalu, sebagai anakanak Tuhan, Sumber kehidupan kita adalah Tuhan dan tujuan hidup kita adalah melaksanakan kehendak Tuhan. Ubah secara radikal pola pikir yang sesat dan menipu bahwa uang adalah segalanya; sebaliknya jadikan uang hanya sebagai alat untuk mengerjakan kehendak Tuhan dan untuk meraih tujuan yang Tuhan tetapkan. Amin.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Hakim 3-4; Roma 2


Renungan harian lainnya