HATI YANG MELEKAT PADA TUHAN

HATI YANG MELEKAT PADA TUHAN

Bacaan: Mazmur 91

 

Kunci Sukses:
Bila kita percaya kepada Tuhan Yesus, keberadaan kita akan seperti batu karang yang tidak mudah digoyahkan.

Memperdalam Akar Iman:
Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Mazmur 91:14

 

Ketika berpergian ke suatu tempat, yang pertama-tama kita perhatikan adalah jalan atau arah ke mana kaki kita harus melangkah.  Tanpa adanya jalan, kita tidak akan pernah bisa mencapai tempat yang hendak kita tuju tersebut.  Kalau salah atau keliru akan berakibat sangat fatal:  jangankan mengantarkan kita kepada tujuan, sebaliknya kita malah akan tersesat.  “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.”  (Amsal 14:12).  Jadi untuk mencapai suatu tujuan kita memerlukan jalan yang benar, selain itu kita juga membutuhkan panduan atau arahan agar kita tidak salah langkah.

Adapun jalan kehidupan yang benar itu adalah Tuhan Yesus,  “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”  (Yohanes 14:6).  Langkah utama yang harus kita lakukan adalah percaya kepada Tuhan dan mempercayakan hidup ini kepada-Nya.  “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”  (Amsal 3:5), karena apa yang kita percayai akan menentukan bagaimana seluruh hidup kita.  

Banyak orang lebih percaya dan mempercayakan hidupnya kepada kekayaan dan cenderung mengandalkan kekuatannya sendiri.  Mereka berpikir bahwa kekayaan adalah segala-galanya dalam hidup ini.  Ada tertulis,  “Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda.”  (Amsal 11:28).  Kekayaan bisa lenyap dalam sekejap,  “karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali.”  (Amsal 23:5).  Siapakah kita ini?  Manusia itu  “tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?”  (Yesaya 2:22).  Tetapi bila kita percaya kepada Tuhan Yesus, keberadaan kita akan seperti batu karang yang tidak mudah digoyahkan oleh gelombang dan badai kehidupan.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 27-28; Yohanes 12

 


Renungan harian lainnya