KUATKAN DAN TEGUHKAN HATIMU

Bacaan: 1 Tawarikh 28:20
Kunci Sukses:
Syukur bagi setiap anak Tuhan yang menerima mandat dan tugas seberat apapun, punya jaminan penyertaan dari Tuhan sehingga dapat menerima hikmat serta kekuatan untuk menyelesaikannya.
Memperdalam Akar Iman:
Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.” (1 Tawarikh 28:20)
Ayat ini mengandung pesan penting raja Daud kepada anaknya Salomo menjelang kematiannya. Sebuah pesan untuk memiliki hati yang kuat dan teguh dalam menyelesaikan sebuah mega proyek yaitu pembangunan Bait Suci di Yerusalem. Kita tidak boleh lupa bahwa pada zaman itu (sekitar tahun 1000 SM), untuk membangun sebuah istana raja sudah merupakan suatu mega proyek, apalagi Bait Suci yang bukan saja menggunakan balok-balok dari kayu Aras yang didatangkan langsung dari hutan di Lebanon dan emas yang beratnya ratusan kilogram untuk melapisi semua perkakas suci, serta melibatkan ribuan tenaga kerja. Artinya, proyek pembangunan Bait Suci tidak saja memerlukan biaya yang sangat besar, tetapi juga memerlukan ekstra fokus disertai manajemen yang hebat, sehingga diperlukan waktu 7 tahun penuh kerja keras untuk menyelesaikannya.
Pesan tentang menguatkan dan meneguhkan hati juga diperuntukkan bagi setiap anak Tuhan dalam menyelesaikan setiap tugas tanggung jawab yang besar dan berat. Tetapi syukur bagi setiap anak Tuhan yang menerima mandat dan tugas seberat apapun, punya jaminan penyertaan dari Tuhan sehingga dapat menerima hikmat serta kekuatan untuk menyelesaikannya. Misalnya: Seorang pelajar dan mahasiswa yang sedang menuntaskan pendidikannya, yang dibutuhkan adalah kekuatan hati disertai iman yang teguh sehingga dapat lulus dengan baik dan Tuhan dipermuliakan. Juga seorang karyawan dan pengusaha dalam mengejar sasaran dan target bidang usaha pekerjaannya yang memerlukan kekuatan dan keteguhan hati disertai iman yang kokoh dalam mencapainya. Tidak berbeda bagi seorang yang melayani Tuhan dalam gereja, memerlukan kekuatan dan keteguhan hati untuk memuridkan jemaat, karena tidak mudah dan perlu waktu untuk mengubahkan karakter dari seorang yang penuh kedagingan serta keduniawian menjadi seorang murid Kristus.
Oleh karena itu, lewati setiap persoalan dan tantangan kehidupan, katakan kepada diri sendiri, “Tuhanlah sumber kekuatanku, aku tidak akan goyah, sebab Dia besertaku” dan setelahnya, sampaikan hal yang sama kepada orang lain untuk menguatkan setiap mereka. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 17; 1 Korintus 7
Renungan harian lainnya

DIDIKAN TUHAN ADALAH TANDA KASIH
April 30, 2026

TUHANLAH PENOLONG SEJATI
April 29, 2026

MENJADI SAKSI KEBANGKITAN-NYA
April 28, 2026


