Harapan – Mimpi

Harapan - Mimpi

Bacaan: Kejadian 37:12-36

Kunci Sukses:
Jadilah pribadi yang langka, yang memiliki iman dan kegigihan untuk mewujudkan mimpi yang Allah inspirasikan. 

Memperdalam Akar Iman:
“Kata mereka seorang kepada yang lain: “Lihat, tukang mimpi kita itu datang!” Kejadian 37:19

 

Apa respon kita jika mimpi kita ditertawakan oleh orang lain? “Mimpi” disini bukan hanya mimpi bunga tidur, namun sebuah harapan/cita-cita ke depan yang diinspirasikan oleh Allah, sebuah agenda, sebuah rencana, atau target yang membawa kemuliaan bagi Tuhan. Jika kita berada di posisi Yusuf tentu sangat sedih saat mimpinya ditertawakan dan dijadikan bahan lelucon saudara-saudaranya. Bahkan ayahnya sendiri tidak percaya kepada mimpi yang ia terima dari Allah. 

Banyak orang-orang sukses yang awalnya ditertawakan saat menceritakan impiannya. Impian yang dari Tuhan seringkali tidak masuk akal. Dia memberikan mimpi itu secara pribadi, spesifik, dan jelas. Banyak tokoh Alkitab yang diberikan mimpi yang terbilang “gila” seperti Nuh yang mendapat mandat Tuhan membangun bahtera, Musa yang mendapat perintah melepaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir, Yosua dan Kaleb yang percaya dapat menaklukan bangsa-bangsa Kanaan, dan masih banyak lagi. 

Hingga hari ini Tuhan masih melakukan pekerjaan yang sama, menginspirasi dan memberikan mimpi dalam hati anak-anak-Nya untuk mencapai sesuatu yang besar dan mustahil. Dia bukan hanya menghembuskan mimpi itu dalam hati dan pikiran kita, namun dia juga membekali dan memperlengkapi kita untuk mewujudkannya. Namun jangan heran saat kita menceritakan mimpi itu, orang-orang akan berkata, “Kamu pasti bercanda! Itu ide gila! Itu tidak mungkin terjadi!” Lalu mereka akan tertawa dan meninggalkan Anda sendiri. 

Namun seperti para pahlawan-pahlawan iman dan juga orang-orang sukses yang bisa kita baca biografinya, satu orang yang memiliki iman bersama-sama dengan Allah lebih dominan daripada seribu orang yang memiliki harapan yang biasa-biasa saja. Jadilah pribadi yang langka, yang memiliki iman dan kegigihan untuk mewujudkan mimpi yang Allah inspirasikan. Putuskanlah untuk menjalani hari-hari yang cuma satu kali ini dengan cara yang tidak biasa, jadilah di atas rata-rata. Jangan sebagai mediocre, jadilah history maker.

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 23-24; Ibrani 9


Renungan harian lainnya