DIKUASAI KECURIGAAN

DIKUASAI KECURIGAAN

Bacaan: 1 Tawarikh 19

 

Kunci Sukses:
Kewaspadaan memang baik, tetapi kecurigaan berlebihan justru harus lebih kita waspadai.

Memperdalam Akar Iman:
…mereka mengadakan perdamaian dengan Daud dan takluk kepadanya; sesuda itu orang Aram tidak mau lagi memberi pertolongan kepada bani Amon. 1 Tawarikh 19:19

 

Hidup memang harus penuh kewaspadaan. Ada banyak bahaya yang mungkin merintangi kita. Namun, jika kita jatuh kepada kecurigaan yang tak perlu, hal itu merugikan diri kita sendiri. Bisa jadi, kita kehilangan kesempatan untuk membuka relasi yang lebih luas. Hanun, raja bani Amon, mengalami nasib buruk karena ia curiga secara berlebihan kepada Daud. Raja Hanun menggantikan Nahas, ayahnya, yang telah wafat. Rupanya Nahas dan Daud memiliki relasi yang baik.

Daud menunjukkan rasa belasungkawa kepada Hanun sebagai tanda persahabatan dengan mendiang Raja Nahas. Untuk itu, ia mengirimkan utusannya. Sayangnya, sesampainya para utusan Daud itu, Hanun mengikuti nasihat pemuka-pemuka bani Anon yang menganggap bahwa para utusan itu adalah mata-mata Israel yang datang untuk menyelidiki bani Amon.

Itikad baik Daud dibalas dengan hal yang sebaliknya. Hanun mempermalukan para utusan Daud. Akibat peristiwa tersebut, perang pun pecah antara Israel dan Amon.

Bani Amon segera merekrut pasukannya dari negeri-negeri sekitar. Sementara itu, Daud mengutus Yoab dan Abisai untuk menghadapi serangan Amon. Pada akhirnya, Israel dalam penyertaan Tuhan berhasil mengalahkan Amon. Bani Amon harus menanggung kerugian besar yang sebetulnya tak perlu terjadi jikalau Hanun tidak terburu-buru mengambil keputusan yang dilandaskan pada kecurigaan.

Dalam hidup kita sehari-hari patutlah disadari bahwa kecurigaan kepada orang lain bisa mendatangkan hal-hal yang buruk pada kita. Sebagaimana Hanun, dari kecurigaan itu dihasilkanlah keputusan yang tidak bijaksana, terutama terkait dengan sikap kita terhadap orang yang kita curigai.

Kewaspadaan memang baik, tetapi kecurigaan berlebihan justru harus lebih kita waspadai.

Patutlah juga kita menyadari bahwa Allah dapat bekerja melalui orang-orang yang datang ke dalam hidup kita dan dengan tulus ingin membantu kita. Bila hati dan pikiran kita dikuasai kecurigaan, kita malah menolak kebaikan dan menjatuhkan diri sendiri. Amin

Selamat Hari Minggu

 

Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 25-27; Mazmur 12-13

***


Renungan harian lainnya