BEBAN UNTUK MENYELAMATKAN JIWA-JIWA

BEBAN UNTUK MENYELAMATKAN JIWA-JIWA

Bacaan: Lukas 16:27-29

Kunci Sukses:
Kita tidak perlu menetapkan target yang terlalu besar, tetapi mulailah dengan mengambil beban untuk mendoakan dan menjangkau satu jiwa.

Memperdalam Akar Iman:
“Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang.” (Lukas 19:10)

Sangat menyentuh hati ketika melihat kenyataan bahwa seseorang yang sedang disiksa di neraka justru memiliki beban agar keluarganya tidak bernasib sama. Hal ini menjadi teguran bagi kita yang telah menerima keselamatan, karena seringkali kita justru tidak memiliki belas kasihan terhadap jiwa-jiwa yang terhilang. Kita berhutang Injil kepada begitu banyak orang. Keselamatan yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari jerih payah para utusan Injil di masa lalu yang rela berkorban agar kabar baik sampai kepada kita.

Tuhan merindukan agar kita memiliki hati yang peduli terhadap orang lain. Penyelamatan jiwa bukanlah sekedar program, melainkan isi hati Tuhan sendiri. Firman Tuhan mengingatkan bahwa seisi Surga akan bersukacita karena satu orang berdosa yang bertobat (Lukas 15:7). Kita tidak perlu menetapkan target yang terlalu besar, tetapi mulailah dengan mengambil beban untuk mendoakan dan menjangkau satu jiwa. Mungkin itu adalah anggota keluarga kita, teman yang sedang mengalami krisis, atau rekan kerja yang sedang kehilangan harapan hidup.

Kita dipanggil untuk mengambil inisiatif; pergi ke tempat di mana orang membutuhkan kasih Tuhan. Jadilah teladan dan pendengar yang baik bagi mereka yang sedang hancur. Kita bisa menjadi perpanjangan tangan Tuhan dengan menaburkan perbuatan baik, memberikan dukungan, dan menyampaikan kebenaran kepada mereka. Bagian kita adalah menabur benih dan menunjukkan kasih, sementara Tuhan yang akan memberikan pertumbuhan. Mari kita melangkah dengan tuntunan Roh Kudus untuk menjadi berkat bagi keluarga dan lingkungan di mana kita ditempatkan. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 11-12; Mazmur 67


Renungan harian lainnya