ROH YANG SEHAT, HIDUP YANG KUAT

ROH YANG SEHAT, HIDUP YANG KUAT

Bacaan: 3 Yohanes 1:2

Kunci Sukses:
Roh yang sehat adalah roh yang memiliki hubungan yang hidup dengan Tuhan. Ia tidak kering, tidak lemah dan tidak mudah goyah.

Memperdalam Akar Iman:
“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.” (3 Yohanes 1:2)

Kita semua setuju bahwa kesehatan tubuh itu penting. Kita rajin berolahraga, menjaga pola makan dan memeriksakan diri ke dokter. Namun, seringkali kita lupa bahwa ada satu bagian dalam diri kita yang jauh lebih penting untuk dijaga kesehatannya, yaitu roh kita. Rasul Yohanes dalam suratnya menyampaikan sebuah doa yang luar biasa. Ia berdoa agar sahabatnya bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga agar jiwanya baik-baik saja. Ini menunjukkan bahwa kesehatan rohani adalah dasar dari segala kesehatan yang lain. Lalu seperti apakah roh yang sehat itu? Roh yang sehat adalah roh yang memiliki hubungan yang hidup dengan Tuhan. Ia tidak kering, tidak lemah dan tidak mudah goyah. Roh yang sehat ditandai dengan sukacita di tengah kesulitan, damai di tengah badai, dan iman yang tetap teguh sekalipun keadaan tidak menentu.

Mengapa kesehatan rohani begitu penting? Karena roh adalah pusat kehidupan kita. Pikiran kita berasal dari roh; keputusan kita berasal dari roh. Sikap kita terhadap masalah berasal dari roh. Ketika roh kita lemah, maka seluruh kehidupan kita akan ikut melemah. Kita mudah cemas, mudah putus asa, mudah tersinggung, dan mudah menyerah. Tetapi ketika roh kita sehat, maka kita memiliki kekuatan untuk menghadapi segala sesuatu.

Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan roh kita. Bagaimana caranya?

  1. Berilah makan roh kita setiap hari melalui Firman Tuhan. Sama seperti tubuh membutuhkan makanan, demikian juga roh membutuhkan kebenaran. Firman Tuhan adalah vitamin bagi iman kita. Ia menguatkan, menasihati, dan meneguhkan langkah kita.
  2. Menjaga hubungan kita dengan Tuhan melalui doa. Doa bukanlah kewajiban agama. Doa adalah nafas roh. Ketika kita berdoa, kita sedang terhubung dengan Sumber kehidupan. Di dalam doa kita menerima kekuatan baru, penghiburan, dan tuntunan.
  3. Hidup dalam persekutuan dengan sesama orang percaya. Roh yang sehat tidak hidup menyendiri. Ia bertumbuh ketika saling menguatkan, saling mendoakan, dan saling menopang. Di dalam komunitas iman, kita saling mengingatkan untuk tetap setia kepada Tuhan.

Dunia saat ini penuh dengan tekanan. Berita buruk, masalah ekonomi, konflik, dan kekuatiran dapat dengan mudah membuat roh kita lelah. Tetapi, Tuhan tidak pernah menghendaki kita hidup dalam keadaan lemah. Dia ingin kita memiliki roh yang sehat, karena


Renungan harian lainnya