HAMBA YANG BISA DIPERCAYA

HAMBA YANG BISA DIPERCAYA

Bacaan: Lukas 16:10-12

 

Kunci Sukses:
Kesetiaan kita dalam perkara kecil akan membawa kita kepada kesetiaan dalam perkara besar.

Memperdalam Akar Iman:
“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia akan setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak setia dalam perkara-perkara kecil, ia tidak akan setia juga dalam perkara-perkara besar.” (Lukas 16:10-12)

 

“Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?” (Amsal 20:6)Kepercayaan adalah sesuatu yang mahal dan membutuhkan integritas diri dari seseorang yang akan menerima kepercayaan itu. Dengan kata lain, orang itu adalah orang yang bisa dipercaya. Perikop Firman kali ini menyebutkan tentang hamba yang bisa dipercaya, dipercaya dalam perkara-perkara kecil kemudian Tuhan akan mempercayakan perkara yang besar. Bisa dipercaya sangat erat kaitannya dengan kesetiaan, sebab tanpa kesetiaan, seseorang tidak akan bisa untuk dipercaya melakukan sesuatu. Contohnya: Seorang pelayan atau asisten rumah tangga yang setia dalam membersihkan kamar, akan dipercaya untuk mengurus rumah yang lebih besar; seorang karyawan yang setia dalam pekerjaannya, akan dipercaya untuk memimpin tim.

Membahas tentang kesetiaan sebagai hamba Tuhan, apakah kita sudah menjadi hamba yang bisa dipercaya? Mari kita lihat apa kata Tuhan tentang kesetiaan dalam Lukas 16:10-12. Ternyata, Tuhan mencari hamba yang bisa dipercaya dalam segala hal, baik dalam perkara kecil maupun besar. Kehidupan kita sehari-hari adalah ujian bagi kesetiaan kita kepada Tuhan.

Pertanyaan yang perlu kita renungkan bersama, apakah kita sudah setia dalam perkara-perkara kecil? Apakah kita sudah bisa dipercaya dalam segala hal? Tuhan melihat kesetiaan kita dalam hal tersebut. Kesetiaan kita dalam perkara kecil akan membawa kita kepada kesetiaan dalam perkara besar. Amin.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 1–3; Lukas 5-6


Renungan harian lainnya