KESAKSIAN HIDUP RUT

KESAKSIAN HIDUP RUT

Bacaan: Rut 2:11

 

Kunci Sukses:
Belajar dari Rut, mengasihi walaupun tidak dilihat orang lain atau dikenal, serta percaya bahwa Tuhan tidak pernah lalai mewujudkan rencana-Nya melalui kasih yang kita hidupi sepenuh hati.

Memperdalam Akar Iman:
Boas menjawab: “Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.” (Rut 2:11)

 

Rut 2:11, Boas menjawab: “Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.”Suatu hari yang cerah di ladang milik Boas, Rut memungut sisa jelai. Ini dilakukannya demi menghidupi mertuanya dan dirinya. Rut adalah perempuan asing dari Moab, janda tanpa harta, tanpa status kewargaan, dan tanpa perlindungan. Artinya, ia bukanlah seseorang yang berarti. Namun, hidupnya berbicara lebih nyaring daripada identitasnya. Tanpa banyak kata, ternyata Rut menghidupi kasih dan kesetiaan secara luar biasa.

Lalu Boas berkata, “Telah diceritakan orang kepadaku segala sesuatu yang kau lakukan terhadap ibu mertuamu.” Ini adalah pengakuan Boas atas kasih Rut yang dilakukannya secara diam-diam, tetapi nyata. Tanpa mencari perhatian, Rut menjadi pelaku kasih sejati—kasih yang berani berkorban dan bertahan dalam kesulitan.

Di zaman media sosial sekarang ini, banyak orang berlomba agar disorot dan dihargai. Namun, kisah Rut mengingatkan bahwa kasih yang tulus tidak butuh sorotan. Tuhan melihat apa yang tersembunyi. Justru karena hal itu dilakukan dalam sunyi maka berkenan di hati-Nya. Rut tidak tahu bahwa kasihnya kelak membawa berkat besar, di mana ia menjadi bagian dari garis keturunan Raja Daud, bahkan Tuhan kita, Yesus Kristus. Ini membuktikan bahwa kasih yang dilakukan tanpa dilihatpun dipakai-Nya untuk menggerakkan rencana besar.

Mari kita belajar dari Rut, mengasihi walaupun tidak dilihat orang lain atau dikenal, serta percaya bahwa Tuhan tidak pernah lalai mewujudkan rencana-Nya melalui kasih yang kita hidupi sepenuh hati. Amin.

 

Bacaan Ayat Setahun: Keluaran 37–38; Lukas 3


Renungan harian lainnya