YESUS MENGUTUK POHON ARA

Bacaan: Markus 11:12-14
Kunci Sukses:
Tuhan menghendaki setiap kita menghasilkan buah, supaya ketika kelak Ia datang menjumpai kita, Ia bisa menemukan buah dalam kehidupan kita.
Memperdalam Akar Iman:
“Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” (Matius 3:8)
Tuhan Yesus dan murid-muridNya setelah memasuki Yerusalem, di tengah jalan merasa lapar dan dari jauh Ia melihat pohon Ara yang sudah mulai berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapatkan apa-apa dari pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Kemudian Ia berkata “Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!”.
Bukankah tidak masuk akal untuk mengutuk pohon ara itu karena tidak berbuah sebab seperti kata Markus memang bukan musim buah ara? Fakta-fakta yang bertalian dengan pohon ara adalah sebagai berikut: Menjelang akhir Maret, daun-daun mulai bersemi dan dalam waktu kira-kira satu minggu, penuhlah pohon itu dengan daun. Bersamaan dengan ini, atau bahkan terkadang lebih awal, muncullah kuntum-kuntum buah yang kecil, ini belum merupakan buah ara yang sesungguhnya, tetapi merupakan buah ara pendahuluan. Kalau besarnya sudah seperti buah almond hijau, maka buah itu bisa dimakan.
Dalam kisah ini, Tuhan Yesus tidak berharap menemukan buah Ara, tetapi ia mencari “sesuatu” (Yunani, “τις – tis”). Dari peristiwa ini kita belajar bahwa, pengikut Kristus harus menghasilkan buah. Kegagalan melakukan ini akan mengakibatkan kutukan akhir yaitu dicampakkan ke dalam lautan api (Matius 25:14-30). Gereja/jemaat bisa juga digambarkan sebagai pohon yang sedang bertumbuh; maka jika jemaat itu tidak ada buahnya, digambarkan seperti pohon ara yang tidak pernah berbuah.
Tuhan menghendaki setiap kita menghasilkan buah, supaya ketika kelak Ia datang menjumpai kita, Ia bisa menemukan buah dalam kehidupan kita. Hidupilah hidup yang Tuhan berikan dengan menaati dan melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya, sebab Tuhan suka akan hidup yang taat dan mau diajar. Amin.
Happy Sunday!
Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 37-38; Mazmur 81
Renungan harian lainnya

FOKUS PADA KEBAIKAN TUHAN
June 01, 2026

PERJAMUAN KUDUS
May 31, 2026

BERSYUKUR UNTUK DARAH PERJANJIAN
May 30, 2026


