JATUH NAMUN BANGKIT LAGI

JATUH NAMUN  BANGKIT LAGI

Bacaan: Amsal 24:16

 

Kunci Sukses:
Kita tidak perlu berlarutlarut dalam frustasi ketika jatuh dalam lembah kegagalan. Jangan menyerah karena tangan Allah, yang tidak terlihat, akan selalu menopang.

Memperdalam Akar Iman:
Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.(Amsal 24:16)

 

Amsal 24:16, Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.” 

Semua orang pernah jatuh bangun dalam hidupnya. Itu wajar. Persoalannya adalah bagaimana kita merespon semua itu? Ketika masih di rumah ayahnya, Yusuf merupakan anak kesayangan (Kejadian 37). Namun, setelah dijual saudarasaudaranya, dia harus menjadi budak di rumah Potifar. Dia yang tadinya anak emas, kini harus rela jadi budak. Tentu ini merupakan cobaan yang berat bagi Yusuf

Walau demikian, Tuhan tetap menyertai Yusuf. Di sana, ia pun menjadi orang kesayangan sekaligus kepercayaan kepala penjara. Mengapa? Karena Tuhan selalu membuat berhasil apa pun yang dikerjakannya. Kita mungkin mengira Yusuf adalah orang yang bernasib mujur. Sebenarnya, ini semua merupakan buah ketaatan dan keintiman Yusuf dengan Tuhan. Memang, Tuhan tidak menjamin bahwa semua akan baikbaik saja. Tetapi, la berjanji bahwa penyertaanNya akan selalu ada bagi kita, bukan

Oleh karena itu, bersyukurlah karena Tuhan selalu menyertai kita. la selalu ada bagi tiap orang yang bersandar kepadaNya. Kita tidak perlu berlarutlarut dalam frustasi ketika jatuh dalam lembah kegagalan. Jangan menyerah karena tangan Allah, yang tidak terlihat, akan selalu menopang. Amin.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Ulangan 28-29; Kisah Para Rasul 12


Renungan harian lainnya