TRANSFORMASI YAKUB, GAMBARAN KEHIDUPAN DOA

TRANSFORMASI YAKUB, GAMBARAN KEHIDUPAN DOA

Bacaan: Kejadian 32:22-32

 

Kunci Sukses:
Kemenangan seseorang di dalam doa adalah bukan karena Allah yang mengikuti keinginan kita, namun kitalah yang mengikuti keinginan Allah.

Memperdalam Akar Iman:
“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.” (Kejadian 32:24)

 

Perikop ini berbicara tentang peristiwa pergumulan Yakub dengan “Malaikat” dan ini merupakan “teofani” Allah yang dicatat dalam Alkitab. Ini adalah kisah yang sebenarnya, namun kejadiannya tentu mengandung nilai “rohani”. Peristiwa ini dilatarbelakangi bagaimana Yakub kembali ke tanah kelahirannya, dan tentunya akan bertemu dengan kakaknya, Esau. Kita tahu bahwa kedua bersaudara ini berseteru karena peristiwa “Yakub merebut berkat dari Esau” dengan cara penipuan. Pergulatan Yakub ini melambangkan suatu pergumulan doa dari orang-orang percaya. Yakub tahu bahwa harapan satu-satunya untuk menyelamatkannya dari Esau hanyalah Allah. Oleh karena itu, Yakub terus-menurus memohon dan bergulat sampai fajar menyingsing (Kejadian 32:24). Yakub mengatakan “Aku tidak akan membiarkanmu pergi, jika kamu tidak memberkati aku.” (Kejadian 32:26).

Kemenangan seseorang di dalam doa adalah bukan karena Allah yang mengikuti keinginan kita, namun kitalah yang mengikuti keinginan Allah. Kemenangan Allah ditandai dengan terpukulnya sendi pangkal paha Yakub (Kejadian 32:25), sehingga dia harus berjalan pincang seumur hidupnya (Kejadian 32:31). Orang yang telah diubah oleh Allah, memang seharusnya mempunyai suatu perubahan yang terjadi dalam kehidupannya. Dan perubahan ini memang dapat dilihat sebagai suatu pengorbanan, namun pengorbanan yang membawa kebahagiaan. Amin.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Ulangan 6-8; Yohanes 21; Kisah Para Rasul 1


Renungan harian lainnya