JANJI PENYERTAAN TUHAN

JANJI PENYERTAAN TUHAN

Bacaan: Kejadian 28:15

 

Kunci Sukses:
Segala bentuk ketidaksempurnaan kita dapat dipakai oleh Tuhan untuk menggenapi rencanaNya dalam kehidupan kita.

Memperdalam Akar Iman:
“Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.” (Kejadian 28:15)

 

Satu-satunya cara bagi Yakub untuk terhindar dari ancaman dan dendam Esau adalah melarikan diri ke rumah pamannya, Laban. Pelarian Yakub merupakan dampak dari kekeliruannya memahami berkat dan janji Allah. Ia memahami berkat Allah hanya dari sisi lahiriah atau materi. Ia tidak melihat janji Allah dari sisi rohani dengan datangnya Mesias sebagai Juru Selamat dunia melalui garis keturunan Abraham. Pada akhirnya, kisah pelarian Yakub menimbulkan tragedi kehidupan. Ia harus berpisah seumur hidup dengan ayah yang telah ditipunya dan ibu yang menyayanginya. 

Dalam pelariannya menuju Haran, Yakub harus belajar beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan baru. Akan tetapi, ada satu hal yang tidak pernah diduga oleh Yakub, di mana Allah Abraham dan Ishak menyatakan diri-Nya dalam mimpi. Yakub melihat ada tangga menuju Surga dan malaikat Tuhan berlalu-lalang di tangga tersebut. Ia menyadari bahwa tempat itu dipakai Tuhan untuk menyatakan keberadaan-Nya yang menaungi dan melindungi Yakub. Di sinilah Yakub mendapatkan pendidikan dari Allah. 

Demikian dalam setiap peristiwa kehidupan, baik itu yang mencerahkan maupun berupa penguatan dari Tuhan; semua itu bertujuan untuk meluruskan jalan kita. Segala bentuk ketidaksempurnaan kita dapat dipakai oleh Tuhan untuk menggenapi rencana-Nya dalam kehidupan kita. Hal tersebut dapat terlaksana jika kita mau membuka diri dibentuk dan merespon sapaan dan uluran tangan Allah. Ingat, seperti pelangi sehabis hujan, maka di balik setiap awan mendung kehidupan pasti ada berkatberkat Tuhan yang siap membuat kita terpesona. Amin.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 27; Bilangan 1; Lukas 19


Renungan harian lainnya