JAGA PERKATAAN

JAGA PERKATAAN

Bacaan: Mazmur 141:1-10

 

Kunci Sukses:
Ucapkanlah janji-janji-Nya, maka itulah yang akan terjadi dalam hidup kita.

Memperdalam Akar Iman:
Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku! Mazmur 141:3

 

Mulut adalah sumber pekataan yang bisa memberkati namun juga bisa mengutuki. Bayangkanlah bahwa dari beberapa kata yang amat sederhana dapat memberi dampak yang amat besar kepada sesama kita. Coba saja mengucapkan kata ‘bodoh’ kepada anak kita, dan lihat akibatnya, sebaliknya coba katakan kepadanya, ‘kamu hebat nak dan lihatlah reaksinya. Itu sebabnya kata-kata yang keluar dari mulut haruslah kita jaga dan awasi agar tidak sembarangan keluar begitu saja. 

Berpikirlah lebih dahulu sebelum berkata-kata. Memang hal ini dapat membuat kita menjadi lebih lambat dalam berkata-kata, namun perkataan kita akan lebih proporsional. Ketika kita mempraktekkannya, maka saat marah kita tidak sampai mengucapkan kata-kata makian dan kata-kata kutuk, sebaliknya jika memuji pun kita tidak memujinya berlebihan yang berpotensi membuat sesama menjadi sombong atau besar kepala. 

Jangan sampai kita menyesali perkataan-perkataan yang sebenarnya tidak perlu untuk diucapkan karena kita terlalu terburu-buru untuk mengucapkannya. 

“…karena yang di ucapkan mulut meluap dari hati.” (Mat. 12:34b). Jadi hubungan antara ucapan dengan hati itu sangat erat dan tidak dapat dipisahkan, perkataan kita merupakan pantulan dari apa yang ada dalam hati kita. Jika hati kita busuk, maka yang keluar pun busuk juga.

 “Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat… Karena menurut ucapanmu engkau akan di benarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.” (Mat. 12:35, 37). 

Dalam firman Tuhan sangat jelas dinyatakan bahwa ucapan kita akan membenarkan atau justru akan mendatangkan hukuman bagi kita sendiri. Apabila yang kita ucapkan tidak sesuai dengan firman Tuhan, maka kata-kata tersebut akan menjadi sia-sia dan akan merusak kehidupan kita. Sebab itu, perkatakanlah Firman Tuhan. Ucapkanlah janji-janji-Nya, maka itulah yang akan terjadi dalam hidup kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 20-21; Wahyu 9

****

Happy Sunday


Renungan harian lainnya