PERTOLONGAN TUHAN MELALUI SESAMA

PERTOLONGAN TUHAN MELALUI SESAMA

Bacaan: Kejadian 41:41-42

Kunci Sukses:
Tuhan bisa memakai siapa saja untuk menjadi perpanjangan tangan-Nya.

Memperdalam Akar Iman:
“Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut.” (Mazmur 46:2-3)

Dalam perjalanan hidup, seringkali kita menghadapi perubahan musim dan tekanan yang tidak terduga. Orang bisa berubah setia, dan keadaan yang tadinya baik-baik saja bisa tiba-tiba menjadi buruk. Namun, kita tidak perlu takut karena Allah adalah tempat perlindungan dan penolong kita yang terbukti dalam kesesakan. Kita harus selalu mengandalkan Tuhan tetapi sekaligus meyakini bahwa salah satu cara Tuhan menolong dan memelihara hidup kita adalah melalui tangan orang lain. Kisah hidup Yusuf menunjukkan hal ini dengan sangat jelas. Meskipun ia dikhianati dan dijual oleh saudara-saudaranya sendiri, ia tidak menyimpan kepahitan. Tuhan justru memakai rancangan jahat manusia menjadi sarana untuk mengangkat kehidupannya. Melalui tangan Firaun, Yusuf diberikan kuasa, dan kemudian Tuhan memakai tangan Yusuf yang telah diberkati itu untuk menyelamatkan keluarganya dari bahaya kelaparan.

Tuhan bisa memakai siapa saja untuk menjadi perpanjangan tangan-Nya. Pola dari kebenaran ini selalu bisa terulang dalam perjalanan kehidupan, sama seperti Tuhan memakai burung gagak, seekor hewan yang sering dipandang sebelah mata, untuk memelihara Elia di masa kekeringan (1 Raja-Raja 17:5-6).

Pertolongan Tuhan melalui manusia bisa memakai orang-orang yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Oleh karena itu, kita harus memiliki kerendahan hati untuk menerima pertolongan Tuhan dari arah mana pun Ia mengirimkannya. Di sisi lain, kita juga diajak untuk menyadari bahwa Tuhan ingin memakai tangan kita sendiri untuk memberkati orang lain. Jadilah saluran berkat bagi mereka yang sedang bergumul, karena melalui ketaatan dan kemurahan hati kita, orang lain dapat melihat dan merasakan kasih Tuhan yang nyata. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 45-46; Mazmur 50


Renungan harian lainnya