Penderitaan Yang Sempurna

Penderitaan Yang Sempurna

Bacaan: Ibrani 2:5-18

Kunci sukses:
Yesus mampu memahami kita dan menolong kita karena Ia telah menderita hal yang sama. Dia turut merasakan kelemahan kita karena Dia pun telah dicobai.

Memperdalam akar iman:
”Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.” Ibr 2:10

Sebuah kutipan yang diambil dari buku The Call to Joy and Pain menerangkan dua realita dalam iman Kristen yaitu Yesus menderita; dan mereka yang percaya kepada-Nya akan menderita juga. Tidak seperti guru-guru palsu yang bicara tentang “kesehatan dan kekayaan”, Yesus mengajar bahwa penderitaan adalah sesuatu yang Allah pakai untuk kebaikan kita. Dalam Ibrani 2:10, penulis menyatakan bahwa “Yesus, sang pemimpin kepada keselamatan, disempurnakan dengan penderitaan”. Ini bukan berarti Yesus belum sempurna, karena Dia adalah Anak Allah. Ayat ini justru menjelaskan bahwa kematian membuat-Nya mengetahui dengan pasti akhir dari kehidupan manusia di dunia dan ini membuat-Nya semakin mengerti dengan sempurna mengenai penderitaan kita (Ibrani 5:8).

Rasul Paulus mengalami proses penderitaan yang sempurna. Dia telah berdoa tiga kali agar Tuhan menghilangkan duri dalam dagingnya. Namun Allah tetap membiarkan kesakitan itu ada, dan berkata, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna” (2 Korintus 12:9). Apa respon Paulus? “Karena itu aku senang dan rela di dalam… (penderitaan) oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.” (ay 10).

Yesus mampu memahami kita dan menolong kita karena Ia telah menderita hal yang sama. “Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai” (Ibrani 2:18). Dia “turut merasakan kelemahan kita karena Dia pun telah dicobai.” (Ibrani 4:15)

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 38-39; Mat 21

**********

 


Renungan harian lainnya