Jehovah Jireh

Jehovah Jireh

Bacaan: Kejadian 3

Kunci Sukses:
Jika kita setia, apa yang kita perlukan Tuhan disediakan, karena Dia adalah Jehovah Jireh.

Memperdalam Akar Iman:
“Dan Abraham menamai tempat itu: ‘Tuhan menyediakan’; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: ‘Di atas gunung Tuhan, akan disediakan’ Kejadian 22:14

 

Jehovah Jireh, itu bukan sekedar nama, tapi merupakan penggambaran Allah tentang diri-Nya sendiri. Nama-nama tersebut menyatakan aspek-aspek sifat-Nya. Di antaranya adalah: Elohim, dipakai untuk menggambarkan Dia sebagai Allah seluruh bumi (baca Yesaya 54:5); El-Shaddai, menggambarkan Allah sebagai yang Maha Kuasa; Jehovah Nissi, Tuhan adalah panji-panjiku; Jehovah Shalom, Tuhan itu damai sejahtera dan sebagainya.

Ada nama Tuhan yang mungkin sering disebut oleh banyak orang percaya yaitu Jehovah Jireh yang artinya Tuhan menyediakan. Nama tersebut untuk pertama kalinya disebut oleh Abraham di atas gunung Moria saat dia hendak mengorbankan anak yang dikasihinya, Ishak, kepada Tuhan. Begitu tahu bahwa Abraham taat melakukan apa yang diperintahkan-Nya, berfirmanlah Dia melalui malaikat, “Jangan bunuh anak itu dan jangan kau apa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” (Kej 22:12). Kemudian Tuhan menyediakan seekor domba sebagai pengganti untuk dikorbankan. Dari sinilah muncul nama Jehovah Jireh yang berarti Tuhan menyediakan. 

Sesungguhnya, bila kita mencermati kisah dalam Kejadian 22 ini, kata ‘Tuhan menyediakan’ lahir sesudah Abraham melakukan apa yang diperintahkan Tuhan kepadanya; ada tindakan iman yaitu rela menyerahkan harta miliknya yang paling berharga dalam hidupnya, yaitu Ishak.

Seperti bapa sayang kepada anaknya, Tuhan pun juga sangat mengasihi kita sebagai anak-anak-Nya. Dia pun akan menyediakan apa yang kita butuhkan. Tuhan berkata, “Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.” (Matius 6:25a). Seringkali kita menuntut Tuhan untuk menyediakan apa pun yang kita perlukan tapi kita tidak mau menyerahkan apa yang berharga dalam hidup kita, entah itu berupa waktu, tenaga, pikiran, bahkan harta kita untuk Dia.

Bacaan Alkitab Setahun: Kej adian 6-7; Matius 4

 

**********


Renungan harian lainnya