JABATAN BUKAN IDENTITAS KITA

Bacaan: Efesus 1:5-6
Kunci Sukses:
Identitas sebagai anak Tuhan yang telah ditebus dengan harga mahal adalah identitas kita yang sejati dan yang tidak ada hubungannya dengan jabatan dan segala pencapaian kita.
Memperdalam Akar Iman:
“Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan keerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.” (Efesus 1:5-6)
Seorang pria paruh baya sedang duduk sendirian termenung. Perasaannya sedih dan cemas di ruang kantornya yang besar dan mewah, sebab ia adalah seorang direktur utama Perusahaan Otomotif namun sedang menjalani hari-hari terakhirnya sebelum pensiun karena batas usia. Pria itu telah meniti karir dari bawah sampai menduduki posisi puncak di perusahaan tersebut selama 40 tahun bekerja, dan merasa bahwa posisi jabatannya serta perusahaan tempat ia menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya adalah sebagai identitas diri pria tersebut. Pria paruh baya tersebut merasa tidak siap kehilangan banyak fasilitas yang perusahaan sediakan karena jabatannya seperti rumah dinas, kendaraan dinas plus supir, para asisten yang siap membantu menyelesaikan berbagai urusan, dan berbagai tunjangan jabatannya. Ditambah lagi ia akan kehilangan sapaan-sapaan dan sikap hormat dari banyak kalangan ketika ia menduduki puncak jabatan di perusahaan tersebut.
Situasi serupa banyak dialami oleh banyak anak-anak Tuhan dari berbagai posisi dan jabatan, termasuk jabatan di pelayanan gereja, yaitu ketika posisi jabatannya digantikan oleh orang lain dengan berbagai alasan seperti karena usia maupun karena ada orang lain yang lebih kompeten dari pada kita. Yang akan kita renungkan dari fenomena ini adalah bahwa jabatan bukan identitas kita yang sejati melainkan seperti sebuah kendaraan yang ada waktunya untuk diganti atau tidak dipergunakan lagi. Jabatan presiden, menteri dan pimpinan lembaga tinggi serta direktur perusahaan apapun pasti ada batas waktunya, karena yang menjadi identitas sejati kita sebagai anak-anak Tuhan ditentukan oleh Bapa Pencipta kita.
Identitas sebagai anak Tuhan yang telah ditebus dengan harga mahal adalah identitas kita yang sejati dan yang tidak ada hubungannya dengan jabatan dan segala pencapaian kita. Itu berarti segala kesuksesan atau kegagalan kita tidak mengubah identitas kita sebagai anak-anak Tuhan yang dikasihi-Nya. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 15-16; Mazmur 7
Renungan harian lainnya

NUTRISI SEJATI UNTUK JIWA
August 23, 2026

PILIHLAH SELALU MEMUJI TUHAN
August 21, 2026

IRI HATI, RACUN MEMATIKAN
August 20, 2026


