IMAN YANG MELAWAN SEMUA RINTANGAN

IMAN YANG MELAWAN SEMUA RINTANGAN

Bacaan: Yohanes 11:1–44

 

Kunci Sukses:
Kita adalah orang-orang yang dikasihi-Nya, kita tentu akan mengalami mujizat dan pertolongan Tuhan tepat pada waktuNya.

Memperdalam Akar Iman:
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1)

 

Iman yang melawan segala rintangan: Ini adalah pelajaran bagi setiap orang yang percaya, karena seringkali dalam kehidupan, kita ditempatkan pada posisi Lazarus. Kehidupan sejati tidak selalu mulus, tidak selalu penuh jalan berkat, tidak selalu ada dalam keadaan kemakmuran, sehat, dan dipenuhi kedamaian. Terkadang seorang yang saleh di dalam Kristus pun mengalami situasi yang buruk dan Allah seolah-olah diam membiarkan. Namun, sama seperti dalam kisah Lazarus, rahasia kasih Allah dan rencana-Nya pada akhirnya akan nyata pada waktunya.Bukti kasih Allah terkadang tidak begitu terlihat, terkadang begitu samar dan menjadi suatu rahasia yang tidak terfahami. Namun pada akhirnya, semua ini dapat disimpulkan bahwa cara Allah berbeda dengan yang kita pikirkan. Lazarus, Marta dan Maria, mereka yakin bahwa mereka dikasihi (Yohanes 11:5), namun pada suatu waktu, mereka seolah dibiarkan mengalami penderitaan. Kita dapat membaca betapa Marta dan Maria saat itu sampai mengungkapkan keluhannya / komplainnya: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati” (Yohanes 11:21,32).

Mungkin saat ini, kita sedang mengalami kesusahan dan butuh pertolongan, dan Allah serasa jauh, sehingga kita mungkin berseru: “Di mana Engkau Tuhan? Tidakkah Engkau datang untuk menolongku, menyelamatkanku dan menyembuhkanku?”

Sebagai Jemaat Kristus, kita adalah orang-orang yang dikasihi-Nya, kita tentu akan mengalami mujizat dan pertolongan Tuhan tepat pada waktuNya. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 11–12; Yohanes 3


Renungan harian lainnya