PENTINGNYA PEMBARUAN HIDUP

Bacaan: Roma 12:2
Kunci Sukses:
Ketika kita mengizinkan Roh Kudus memperbarui budi dan pikiran kita dari dalam ke luar, kita akan dimampukan untuk membedakan mana yang benar, yang baik, dan yang berkenan di hadapan Allah.
Memperdalam Akar Iman:
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)
Sama seperti perangkat telepon seluler yang secara rutin membutuhkan pembaruan sistem agar terhindar dari virus dan dapat berfungsi maksimal, begitu pula kehidupan rohani kita membutuhkan pembaruan.
Tuhan merancang kita untuk terus bertumbuh, berkembang, dan berbuah. Namun, seringkali kita mengalami masa di mana semangat rohani menurun. Kita mungkin mulai kehilangan gairah dalam mengikut Tuhan, kembali bermain-main dengan kebiasaan buruk masa lalu, atau menjadi pribadi yang mudah tersinggung dan menjauh dari komunitas. Ini adalah tanda-tanda bahwa kita sedang mengalami stagnasi dan membutuhkan pembaruan dari Roh Kudus. Pembaruan berarti kita dibentuk kembali agar selaras dengan rencana dan kehendak Tuhan yang semula. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak lagi menjadi serupa dengan pola dunia ini.
“Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan; Jangan lagi hidup sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikiran yang sia-sia dan pengertiannya gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.” (Efesus 4:17-18)
Hati yang keras harus dilembutkan, dan pikiran yang hanya berorientasi pada hal-hal duniawi harus diarahkan pada kekekalan. Seringkali, kita dituntut untuk mengubah sikap, dari yang tadinya egois dan menang sendiri menjadi pribadi yang rendah hati serta murah hati.
Hidup di dunia ini hanyalah sementara, sehingga tujuan utama kita bukanlah untuk memuaskan keinginan diri sendiri, melainkan untuk memuliakan nama Tuhan. Ketika kita mengizinkan Roh Kudus memperbarui budi dan pikiran kita dari dalam ke luar, kita akan dimampukan untuk membedakan mana yang benar, yang baik, dan yang berkenan di hadapan Allah. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 26-27; Mazmur 75
Renungan harian lainnya

BERHARAP KEPADA TUHAN YANG TIDAK TERBATAS
October 20, 2026

DAUD YANG BERKENAN KEPADA TUHAN
October 19, 2026

TANGAN YANG TERULUR
October 18, 2026


