KESELAMATAN HANYA MELALUI YESUS KRISTUS

KESELAMATAN HANYA MELALUI YESUS KRISTUS

Bacaan: Lukas 16:29-31

Kunci Sukses:
Kesempatan untuk merespon kasih karunia Allah hanya ada selagi kita bernapas. Kita harus memastikan bahwa hidup kita telah dibenarkan melalui iman kepada Kristus.

Memperdalam Akar Iman:
“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak ALLAH, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.” (Yohanes 1:12)

Lukas 16:31, “Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

Banyak orang memiliki pemahaman yang keliru bahwa keselamatan ditentukan oleh status sosial atau perbuatan baik selama hidup di dunia. Kisah orang kaya dan Lazarus menegaskan bahwa kekayaan atau kemiskinan sama sekali bukan penentu Surga dan neraka. Abraham menjelaskan kepada orang kaya tersebut bahwa kunci keselamatan adalah menerima kesaksian Firman Tuhan. Orang kaya itu binasa bukan karena hartanya, melainkan karena ia mengabaikan pesan keselamatan yang telah disampaikan melalui para nabi sejak zaman dahulu.

Seluruh nubuatan nabi mengarah kepada satu Pribadi, yaitu Yesus Kristus Sang Juru Selamat. Dosa manusia tidak bisa diselesaikan hanya dengan ritual keagamaan atau amal kebaikan. Dosa memisahkan manusia dari Allah, dan jalan satu-satunya untuk diperdamaikan kembali adalah melalui pengorbanan Kristus. Yesus rela mengambil rupa hamba dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai Anak Domba Allah untuk membebaskan kita dari hukuman dosa. Hanya melalui kematian dan kebangkitan-Nyalah, kita bisa menerima anugerah keselamatan.

Ketika seseorang sudah berada di kekekalan, penyesalan sekecil apa pun sudah terlambat. Orang kaya dalam penderitaannya baru menyadari betapa pentingnya sebuah pertobatan, tetapi jurang yang tidak terseberangi telah memisahkan mereka. Kesempatan untuk merespon kasih karunia Allah hanya ada selagi kita bernapas. Kita harus memastikan bahwa hidup kita telah dibenarkan melalui iman kepada Kristus. Hanya di dalam Dia kita menemukan damai sejahtera yang sejati untuk menjawab krisis kehilangan makna hidup yang sering dialami oleh dunia saat ini. Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 9-10; Mazmur 66


Renungan harian lainnya