UBAH SUDUT PANDANG ATAS PENDERITAAN

Bacaan: Yohanes 9:1-12
Kunci Sukses:
Penderitaan atau pergumulan hidup bukanlah hukuman atau tanda kutukan, melainkan sarana agar pekerjaan dan kemuliaan Allah dinyatakan.
Memperdalam Akar Iman:
“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan yang akan dinyatakan kepada kita.” (Roma 8:18)
Kisah Yesus menyembuhkan orang buta di Yohanes 9:1–12 mengajarkan kita bahwa Yesus adalah terang dunia yang dapat membawa penglihatan fisik dan rohani, serta menunjukkan bahwa penderitaan tidak selalu karena akibat dosa. Renungan ini menekankan bahwa, dalam setiap peristiwa, penderitaan atau pergumulan dapat menjadi sarana untuk menyatakan karya dan kemuliaan Allah
Poin penting dari kisah ini:
– Penderitaan Bukan selalu Akibat Dosa: Ketika murid-murid bertanya siapa yang berdosa sehingga seseorang terlahir buta, Yesus menepis anggapan bahwa penderitaan selalu disebabkan oleh kesalahan pribadi atau orang tua, begitu juga dengan peristiwa yg terjadi hari-hari ini.
– Penderitaan Sebagai Alat untuk Kemuliaan Allah: Yesus mengarahkan pandangan dari mencari penyebab ke tujuan masa depan bahwa kondisi tersebut ada agar kuasa Allah dinyatakan.
– Jangan Cepat Menghakimi: Kita diingatkan untuk tidak menjadi hakim yang cepat mendakwa orang lain yang sedang mengalami kesusahan atau bencana.
Yohanes 9 mengajak kita melihat bahwa penderitaan atau pergumulan hidup bukanlah hukuman atau tanda kutukan, melainkan sarana agar pekerjaan dan kemuliaan Allah dinyatakan. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 9-10, Mazmur 31
Renungan harian lainnya

KOMUNIKASI YANG AKTIF DENGAN TUHAN
September 11, 2026

BERTUMBUH DAN BERBUAH
September 10, 2026

YESUS SATU-SATUNYA JAWABAN
September 09, 2026


