MENCARI HIKMAT SETIAP HARI

MENCARI HIKMAT SETIAP HARI

Bacaan: Amsal 2:2-4; 10-12

Kunci Sukses:
Jadikan pencarian hikmat sebagai kebiasaan sadar kita setiap hari. Hikmat yang sejati akan mengubahkan kita dari dalam, memelihara dan menjaga kehidupan kita, dan meluputkan kita dari berbagai kemalangan yang dapat terjadi.

Memperdalam Akar Iman:
“Ya jikalau engkau berseru kepada pengertian, dan menunjukkan suaramu kepada kepandaian, jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam.” (Amsal 2:3-4)

Seringkali kita berpikir bahwa seiring bertambahnya usia atau pengalaman, kita akan otomatis menjadi lebih bijak. Namun, Amsal pasal 2 menggunakan kata kerja yang sangat aktif: memperhatikan, mencenderungkan, mencari, dan mengejar (ayat 2-4).

Hikmat sejati dari Tuhan bukanlah sesuatu yang jatuh dari langit begitu saja saat kita sedang bersantai. Untuk memperoleh hikmat, kita harus membayar dengan niat, dedikasi, dan waktu kita. Kita harus dengan sengaja menyisihkan waktu untuk merenungkan kebenaran-Nya di tengah bisingnya dunia.

Jadikan pencarian hikmat sebagai kebiasaan sadar kita setiap hari. Hikmat yang sejati akan mengubahkan kita dari dalam, memelihara dan menjaga kehidupan kita, dan meluputkan kita dari berbagai kemalangan yang dapat terjadi. 

Jangan hanya berdoa meminta berkat, melainkan mintalah hikmat untuk mengelola kehidupan yang Tuhan percayakan. Karena seringkali Tuhan tidak terlebih dahulu mengubah keadaan kita, tetapi Ia memberikan hikmat agar kita dapat mengelola keadaan tersebut dengan benar.  Misalnya: Sebelum membuat keputusan penting, kita membutuhkan hikmat agar hati kita dan pikiran sehat kita mampu mengenali pimpinan Tuhan untuk hal yang harus diputuskan. “Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu…kebijaksanaan akan memelihara engkau dan kepandaian akan menjaga engkau…supaya engkau terlepas dari jalan yang jahat, dari orang yang mengucapkan tipu muslihat.” (Ayat 10-12)

Hikmat Tuhan tidak pernah bertentangan dengan Firmannya, maka kita pun akan dimampukan oleh hikmat untuk melihat setiap situasi hidup menurut sudut pandang Firman Tuhan. Amin.



Bacaan Alkitab Setahun: 1 Tawarikh 9-10; 2 Tesalonika 3


Renungan harian lainnya