JANGAN TAKUT GAGAL

JANGAN TAKUT GAGAL

Bacaan: Amsal 19

 

Kunci Sukses:
 Kita harus bisa mengalahkan rasa takut dan mengarahkan pandangan kepada Tuhan

Memperdalam Akar Iman:
Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang  terlaksana. Amsal 19:21

 

Sebagai orang percaya kita tidak perlu takut dengan kegagalan asal kita menyerahkan segala rencana  hidup kita kepada Tuhan. Rasul Paulus menasihati, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun  juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan  dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6). Oleh karena kehendak Tuhanlah segala sesuatunya dapat  terjadi. Jika rencana dan kehendak kita selaras dengan kehendak Tuhan pasti semuanya akan terlaksana,  sebab “Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” (Ayub  42:2). Ketakutan itu adalah tanda bahwa seseorang itu ragu dan tidak percaya kepada kuasa  Tuhan. Ketakutan adalah siasat Iblis untuk membelenggu kita sehingga kita enggan untuk melangkah. 

Jika Yosua dan Kaleb terus dihantui oleh ketakutan tidak akan pernah menginjakkan kakinya dan  menikmati Tanah Perjanjian (Kanaan), seperti yang dialami oleh 10 pengintai lainnya. Oleh karenanya  kita harus bisa mengalahkan rasa takut itu dan mengarahkan pandangan kepada Tuhan. Kalahkan rasa  takut dengan cara percaya kepada kuasa Tuhan seperti yang dilakukan Daud. “Tuhan dipihakku. Aku  tidak akan takut.” (Mazmur 118:6) dan “Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk Tuhan?” (Kejadian  18:14a). 

Jika kita sadar bahwa kita ini tidak sendiri dalam menjalani hidup ini tetapi ada Tuhan yang senantiasa  menyertai kita dengan kuasa-Nya yang tak terbatas itu, maka kita akan berani menghadapi apa pun  dalam hidup ini. Kepada Yosua Tuhan berfirman, “Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi  engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku  tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” (Yosua 1:5).

 

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 9-10; Yohanes 2

****


Renungan harian lainnya